PROOFREADING SEBELUM MENERBITKAN BUKU (RESUME 13)
PROOFREADING SEBELUM MENERBITKAN BUKU
GELOMBANG : 22
PERTEMUAN KE : 13
HARI/TANGGAL : SENIN/ 01 NOVEMBER 2021
TEMA : PROOFREADING SEBELUM MENERBITKAN BUKU
NARASUMBER :.SUTANTO, S.Pd.
MODERATOR : ROSMINIYATI
PENULIS : RINA YUNILAWATI, S.Pd.Ing.
PROOFREADING SEBELUM MENERBITKAN BUKU
Adapun tujuan materi ini adalah :
1. Menjelaskan pengertian proofreading
2. Menjelaskan hal-hala yang menjadi objek proofreading
3. Melakukan proofreading menggunakan KBBI dan PUEBI Daring sebagai alatnya.
Bapak Susanto, S.Pd. menjelaskan bahwa proofreading adalah bagian penting dalam sebuah penulisan agar dapat memeriksa apakah terdapat kesalahan dalam teks tersebut, misalnya kesalahan dalam penggunaan tanda baca, ejaan, konsistensi dalam penggunaan nama atau istilah, hingga pemenggalan kata, lebih dari itu Proofreading juga penting untuk memeriksa kelayakan kalimat, penggunaan bahasa yang sesuai dengan tema tulisan dan mudah dimengerti atau tidaknya suatu tulisan.
Manfaat proofreading antara lain :
* Untuk mengenali/ meneliti apakah sebuah kalimat efektif atau tidak
* Susunannya sudah tepat atau belum
* Substansi sebuah tulisan dapat dipahami oleh pembaca atau tidak.
* Ejaannya benar sesuai KBBI & PUEBI.
Jika proofreading dilakukan oleh penulis sendiri, setelah naskah selesai ditulis, diendapkan dulu beberapa jam atau hari, maka ketika melakukannya, ia bertindak sebagai "CALON PEMBACA"
Langkah- langkah proofreading :
Ø Langkah Pertama
Merevisi draf awal teks, seringkali membuat perubahan signifikan pada konten dan memindahkan, menambahkan atau menghapus seluruh bagian.
Ø Langkah Kedua
Merevisi penggunaan bahasa: kata, frasa dan kalimat serta susunan paragraf untuk meningkatkan aliran teks.
Langkah Ketiga
Memoles kalimat untuk memastikan tata bahasa yang benar, sintaks yang jelas, dan konsistensi gaya. Memperbaiki kalimat kalimat yang ambigu.
Yang keempat
1. Cek ejaan. Ejaan ini merujuk ke KBBI & PUEBI, tetapi ada beberapa kata yang mencerminkan gaya penerbit
2. Pemenggalan kata-kata yang merujuk ke KBBI
3. Konsistensi nama dan ketentuannya
4. Perhatikan judul bab dan penomoran
Dalam menulis ada tips lain yang bisa digunakan agar tulisan menarik yaitu:
· Tulisan sesuai dengan tema yang dibahas, mengandung unsur yang diperlukan, SIDAMBA terjawab: Siapa, Di mana, Apa, Mengapa, Bagaimana, dan Kapan terpenuhi sesuai tema.
· Struktur kalimat yang digunakan baik dan benar S-P-O-K nya. Apakah kalimat tunggal atau kalimat majemuk. Jika kalimat majemuk bertingkat dengan anak kalimat, tulis dengan struktur yang baik dan benar.
· Upayakan tidak ada kesalahan ejaan/penulisan/pemenggalan kata
· Pilihan kata bagus, kata baku yang digunakan sesuai KBBI
· Agar bisa diterima logika, substansi tulisannya rasional, wajar.
Dalam kesempatan kali ini Bunda Ros memberikan trik agar mudah melakukan proofreading sebagi berikut:
- Setelah tulisan di blog selesai, buka jendela draft, dan buka juga jendela pratinjau.
- Baca tulisan pada jendela pratinjau
- Jika ada kesalahan penulisa, blok kata yang salah lalu di copy
- Setelah itu buka jendela draft, tekan tombol CTRL + F
- Tempelkan salinan tadi di kolom pencarian CTRL + V
- Akan muncul highlight tulisan, kita lakukan perbaikan, setelah itu klik tombol simpan atau CTRL + S
- Buka jendela pratinjau, kemudian refresh atau tekan tombol F5
Setelah menyimak materi ini jadi faham mengapa Proofreading adalah hal yang sangat penting
Ø
kren manatapm SPJ
BalasHapusKeren.. Mantap bu..
BalasHapusLanjutkan
BalasHapus